Jalan Tol Antasari - Depok Makan Biaya Rp 2,4 Triliun
TEMPO Interaktif, Depok:Lima kelurahan di Kecamatan Beji akan terkena proyek pembangunan jalan tol Depok – Antasari atau jalur Utara Selatan yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Jalan tol ini rencananya akan dibangun sepanjang 22 kilometer dengan patokan sepanjang Kali Krukut dan menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,4 triliun.
Camat Limo Dani Kondani, menyatakan, lima kelurahan di kecamatan Beji, antara lain; Kelurahan Limo, Kelurahan Grogol, Kelurahan Gandul, Kelurahan Krukut dan Kelurahan Pangkalan Jati Baru. "Kami akan melakukan sosialisasi menganai Analisis Dampak Lingkungan ke masyarakat dalam waktu dekat,"kata Dani, Jumat (16/12).
Menurut Dani, sosialisasi harus dilakukan dengan instansi terkait. Misalnya, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH).
Di Kelurahan Gandul, sebanyak dua rukun warga (RW) yang terkena proyek pembangunan jalan tol itu. Di Kelurahan Krukut, lima RW. Menurut Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan Kelurahan Gandul, Mahmud, kabar mengenai pembangunan jalan tol ini sudah diketahui warga
sejak lama. "Katanya akan dibangun tahun 2006. Namun, sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari Pemerintah Kota Depok mengenai kapan dimulainya
proyek pembuatan jalan tol ini,"katanya.
Kepala Bagian Tata Usaha Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bappeda) Depok, Herman Hidayat menyatakan, untuk jalur tol Jakarta – Bogor mengalami perubahan dari rencana semula. Perubahan itu, disebabkan karena pertimbangan kepadatan penduduk. "Jadi kami menggeser posisi jalan tol ke arah barat sekitar 2 kilometer," ujarnya. Lebar jalan tol yang akan dibuat, rencananya sebesar 27 meter dengan dua kali tiga lajur.
Rini Kustiani
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Supermoon Terbesar Akan Muncul 23 Juni
- Foto: Toilet-toilet Terkreatif di Dunia
- Pesawat Marta Buana Air Terpental di Sentani
- Jokowi Diskusikan Kenaikan Tarif dengan Organda
- Anomali Cuaca, Asap Riau Terjebak di Singapura
- Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap
- BMKG Batam: Asap Kebakaran Hutan Makin Pekat



