Dirut Jasa Marga Dituntut Mundur
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lembaga Perlindungan Konsumen Industri dan Jasa Konstruksi Indonesia (LKJK) menuntut Direktur Jasa Marga, Syarifuddin Alambai, mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan desain Jalan Tol Cipularang.
“Pengunduran diri itu sebagai konsekuensi logis atas kegagalan konstruksi Jalan Tol Cipularang,” kata Direktur Utama LKJK, Bambang Pranoto kepada Tempo, Minggu (18/12) malam.
Mantan anggota DPR RI dari PDIP itu menegaskan, yang harus diperbaiki dari konstruksi jalan tol Cipularang adalah perubahan desain secara total. “Jangan hanya memperbaiki kerusakan. Fakta menyatakan, mayoritas badan jalan terdiri dari urugan tanah, sehingga memungkinkan longsor yang lebih dahsyat terjadi lagi,” katanya.
Selain itu, Bambang mengkritik pembentukan tim investigasi amblesnya jalan tol Cipularang bentukan Departemen Pekerjaan Umum (DPU) yang dinilainya tidak independen. Mestinya, menurut dia, DPU hanya sebagai fasilitator, sedangkan penelitinya dari luar departemen yang independen secara profesi dan sebelumnya tidak terlibat dalam pembangunan tol tersebut. Jojo Raharjo
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan














