Anggaran DKI 2006 Rp 17,97 Triliun.


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta Rabu (28/12) menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun anggaran 2006. Nilai anggaran itu sebesar Rp 17,97 triliun.

Angka tersebut mengalami kenaikan Rp 3,7
triliun atau 26 persen dibanding anggaran sebelumnya.
Kenaikan itu, di antaranya karena ada
tambahan sisa anggaran Rp 2,5 triliun dan
tambahan pendapatan pajak Rp 1,87 miliar.

Penetapan APBD ini mundur dari jadwal, yaitu 19
Desember 2006. Mundurnya jadwal karena eksekutif dan legislatif masih memerlukan waktu untuk menyamakan pandanga. "Terutama pada pos-pos anggaran yang membutuhkan biaya besar," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Surapriyatna, Selasa (27/12).

Wakil Ketua Komisi Pembangunan Muhayar mengatakan, ada fraksi yang belum siap memberikan kata akhir. Penetapan tidak akan mundur sampai Januari, kata dia, karena Departemen Dalam Negeri sudah memberikan peringatan.

Muhayar menerangkan, pada anggaran tahun ini efisiensi
dilakukan pada pos-pos nonfisik. Sedangkan program
strategis tidak berubah, tunjangan keluarga miskin
dan pendidikan mendapat tambahan.

Ketua Komisi Pemerintahan Akhmad Suady mengungkapkan,
pembahasan anggaran di komisinya yang paling alot
adalah anggaran pembebasan lahan untuk jalan di Jakarta Utara Rp 150 miliar.

Adapun dana penguatan kelurahan, lanjutnya, tetap akan
diberikan ke 267 kelurahan di wilayah DKI Jakarta
dengan besaran yang bervariasi antara Rp 1,4 miliar
sampai Rp 1,7 miliar. Kelurahan dengan jumlah penduduk
5-10 ribu jiwa, kata dia, pasti akan dipotong
jatahnya sehingga tidak mencapai jumlah maksimal.

Harun Mahbub-Tempo

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X