Topik


Pemilik SPBU Minta Kepastian Rencana Pembongkaran untuk Jalur Busway

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dinas Pertamanan DKI Jakarta mulai kuartal pertama tahun depan akan membongkar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di jalur khusus bus (busway). Di lokasi bekas SPBU itu nantinya akan dikembalikan fungsinya menjadi taman.

Rizal, pemilik SPBU 34.10303 di Jalan Kwitang, mengaku telah mendengar soal rencana tersebut. Karena itu dia berharap pemda segera memberitahu soal kepastian rencana pembongkaran. "Pedagang kakai lima kalau mau ditertibkan juga diberitahu dahulu,” kata Rizal kepada Tempo, Rabu (28/12).

Dia mengakui sebelumnya Pemda juga pernah berencana untuk membongkar SPBU nya karena berada di bawah tegangan tinggi. Namun rencana itu tak kunjung dilakukan.

Meski jalur khusus bus (busway) belum beroperasi, Rizal mengaku telah terkena imbasnya. Omzet penjualannya merosot dari 22-23 ribu liter menjadi 18 ribu liter per hari.

Ia kini tengah memikirkan alternatif lokasi baru, dan pengurusan izin yang pasti sangat rumit karena melibatkan banyak instansi, seperti dinas migas, pertambangan, dan tata kota. Jika tak segera membangun SPBU baru, dipastikan sejumlah pekerja yang telah lama membantunya akan menganggur.

Humas BP Transjakarta, Ajar Aedi menyambut baik rencana pemerintah menjadikan taman hijau pada bekas lokasi SPBU. Sebab selama ini para sopir bus Transjakarta harus ekstra waspada jika melewati SPBU. “Mereka harus lebih berhati-hati jika akan melewati sebuah pom bensin seperti di (Jalan) Hayam Wuruk,” katanya. Muchamad Nafi