Indeks Akhir Tahun Berpeluang Menguat
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks harga saham gabungan (IHSG) menjelang tutup tahun 2005 berpeluang menguat hingga level 1.190 setelah pada perdagangan kemarin (28/12) ditutup pada level 1.164,143.
"Batas bawahnya do 1.155," kata analis dari PT Evergreen Capital, Edwin Sebayang, kepada Tempo di Jakarta, Kamis (29/12).
Edwin optimis akan penguatan indeks karena faktor pendukung seperti nilai tukar rupiah dan harga minyak dunia cukup stabil. Selain itu, indeks di bursa regional lain juga mengalami penguatan.
Pada perdagangan hari ini dia memperkirakan akan terjadi window dressing (perbaikan portofolio) pada saham-saham plat merah, juga saham yang harganya masih cukup murah. Pelaku pasar dapat mengambil untuk menjual saat harga tinggi (sell on strength) pada saham-saham seperti UNTR (PT United Tractors Tbk), UNVR (PT Unilever Tbk), ASII (PT Asra International Indonesia Tbk), dan KLBF (PT Kalbe Farma Tbk).
Untuk aksi jual, analis itu merekomendasikan beberapa saham yang sudah mengalami penguatan cukup tinggi seperti TLKM (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk), ISAT (PT Indosat Tbk), dan TKIM (PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk).
Suliyanti Pakpahan
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Kabar Coronavirus Belum Pengaruhi Perjalanan Umroh
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi














