Topik


Belasan Perempuan Calon Sopir Busway Koridor II

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jumlah pengemudi perempuan pada jalur bus khusus busway koridor II Pulogadung-Harmoni, paling banyak. Dari 28 pengemudi yang hari ini mengikuti pelatihan, 18 orang di antaranya adalah cewek.

Belasan perempuan itu direkrut oleh PT Jakarta Ekspress Trans pada 15 Desember 2005. Menurut manager operasional perusahaan itu, Prio Utomo, wanita mendapat porsi lebih banyak dibanding laki-laki, untuk memperlihatkan adanya kesetaraan jender di dalam perusahaan. "Orang akan tahu pengemudi bukan hanya pekerjaan laki-laki," katanya, Jumat (6/1).

Menurut Prio, Transjakarta yang mengelola busway koridor I Blok M-Kota, juga sudah mempekerjakan 9 pengemudi perempuan. Sebelum terjun ke lapangan, mereka memperoleh pelatihan mengenali jalur-jalur yang akan dilalui.

Para pengemudi secara bergantian praktek bagaimana berhenti di halte bus, ketiba melintas daerah rawan macet, serta saat berada di tikungan. Jarak pintu keluar masuk bus dengan dan halte tidak lebih dari 15 sentimeter.

Di antara mereka ada yang masih gugup, sehingga sempat melindas trotoar di tikungan jalan arah Senen menuju jalur Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto. Para pengemudi ini memiliki latar belakang yang berbedam, mulai dari ibu rumah tangga hingga sopir angkutan. Para calon sopir tersebut mendapat pelatihan hingga 14 Januari, sehari sebelum dioperasionalkan koridor II.

Aqida Swamurti-Tempo