Eggy Minta Maaf ke Presiden soal Isu Jaguar

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengacara Eggy Sudjana meminta maaf kepada Presiden Yudhoyono dan keluarganya, soal rumor pemberian empat mobil mewah kepada lingkaran kepala negara yang dilaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi, pekan lalu.

"Saya secara pribadi ingin menyampaikan pemohonan maaf kepada Presiden dan keluarga. Karena rumor itu tidak benar dan dijadikan komoditas politik," kata Eggy kepada wartawan di KPK, Rabu (11/1).

Pekan lalu, Eggy melaporkan kepada KPK bahwa Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal, serta putra Presiden Agus Harimurti menerima pemberian mobil Jaguar dari pengusaha Harry Tanoesoedibjo.

Menurut Eggy, laporannya kepada KPK adalah "bagian dari partisipasi masyarakat". "Saya sudah katakan tidak membawa bukti dan berharap KPK-lah yang menindaklanjuti mengenai rumor tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Eggy menyerahkan sebundel dokumen tentang dugaan penipuan dan penggelapan negoitable certificate of deposite yang, menurut dia, dikhawatikan menimbulkan kerugian negara sebesar US$ 28 juta. Menurut Eggy, kasus itu sebelumnya sudah diketahui KPK sejak 29 Juli 2004. Dalam kasus ini, kata Eggy, seorang pengusaha diduga terlibat. THOSO PRIHARNOWO