Pemerintah Minta Exxon dan Pertamina Bentuk Komite


TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah meminta PT Pertamina dan PT ExxonMobil Oil Indonesia membentuk komite bersama untuk mengelola ladang minyak di Cepu. Pasalnya, pemerintah ingin produksi minyak dapat segera bertambah sekitar 150 ribu barel per hari dari lapangan itu.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan pemerintah mengajukan saran pada kedua pihak agar membentuk joint operation committee. "Nanti pemegang saham yaitu Pertamina, ExxonMobil dan BUMD akan ada di komite," ujar Purnomo di Jakarta hari ini.

Sebagaimana diketahui perundingan antara Pertamina dan Cepu berjalan alot, kedua pihak masih tetap bertahan pada posisi masing-masing. ExxonMobil tetap meminta sebagai operator di ladang minyak Cepu, sementara Pertamina menginginkan menjadi operator bergantian setiap lima tahun dengan ExxonMobil. Akibatnya ladang tersebut tidak juga digarap.

Purnomo mengatakan komite bersama itu yang akan menentukan operator Blok Cepu dan menentukan besaran anggaran. "Mereka yang putuskan karena komite merupakan institusi tertinggi," katanya.

Sebelumnya Ketua Tim Perunding Cepu Roes Aryawijaya telah mengusulkan pembentukan perusahaan bersama yang akan mengelola Blok Cepu. Keduanya membentuk perusahaan bersama yang sahamnya dimiliki kedua pihak untuk mengelola Blok Cepu.

m. fasabeni

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X