Topik
Korban Ledakan Laboratorium Boleh Pulang
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lita Prameswari (18) dan Dwi Yulianti (18), korban ledakan laboratorium Badan POM, sudah boleh keluar hari ini dari RS Thamrin, Jakarta. Saat Tempo menemui mereka pukul 11.00, keduanya sedang berkemas-kemas pulang. Sementara orang tua mereka sedang mengurus administrasi.
"Cuma administrasi aja kok, kita gak dipungut biaya," kata Subandrio, ayah Dwi Yulianti. Dwi Yulianti mengeluh masih merasa nyeri akibat jahitan di kepala. "Tapi kata dokter sudah tidak apa-apa," ujarnya.
Gadis berkulit putih itu mengaku senang karena dinyatakan boleh pulang. "Kami ikut ujian susulan fisika, biologi dan farmasi," uar Dwi. "Tapi tidak tahu saya ikut atau tidak, lihat-lihat kondisi saya," tambahnya.
Dwi mengaku masih takut jika melihat ke arah plafon. Lita Prameswari juga mengungkapkan hal yang sama. Dia juga takut kalau ke kampus. Meskipun demikian dia mengaku ingin ke Dunia Fantasi, Ancol.
Tasdiq, korban ledakan yang lain, dinyatakan belum bisa pulang karena kondisinya belum pulih. Menurut Lita, rahang kanan Tasdiq agak bergeser. "Tadi pagi jam delapan ke sini, dia agak susah bicara. "Tasdiq bilang rahangnya agak bergeser karena menahan plafon," ujarnya.
Nieke