Perang Lengkong Akan Diperingati Secara Nasional
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Peristiwa pertempuran Lengkong akan dijadikan sebagai hari bakti taruna dan diperingati secara nasional.
"Pristiwa Lengkong itu sangat heroik dan jumlah perwira yang menjadi korban cukup banyak," ujar Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Djoko Santoso dalam peringatan ke 60 tahun peristiwa pertempuran Lengkong, di Monumen Lengkong, Serpong, Tangerang, Minggu (29/1)
Peristiwa pertempuran antara puluhan perwira dari Akademi Militer Tangerang dengan tentara Jepang itu berlangsung pada 25 Januari 1946. Lokasinya berada di Desa Lengkong Wetan. Menurut Djoko, peristiwa itu menewaskan para taruna bangsa dari berbagai suku, sehingga mencerminkan Bhineka Tunggal Ika. "Setelah dibicarakan dengan sesepuh militer, disepakati akan diperingati sebagai hari bakti taruna," katanya.
Pertempuran Lengkong telah menewaskan 34 taruna dari militer Indonesia yang saat itu dipimpin Mayor Daan Mogot. Pertempuran yang tidak seimbang di kebun karet Desa Lengkong, Daan Mogot gugur. Lebih dari 10 orang luka berat dan lebih dari 20 taruna beserta Mayor Wibowo ditawan.
Pertempuran Lengkong juga dihadiri mantan wakil presiden Tri Sutrisno, Prabowo Subianto, bekas Panglima Kodam Jaya Mayor Jenderal (Pur) Agustadi Sasongko Poernomo, Bupati Tangerang Ismet Iskandar dan para veteran perang.
Joniansyah
Komentar (1)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- De Gea Bujuk Thiago Alcantara ke MU
- Ahok Luncurkan Data Pengentas Kemiskinan Jakarta
- TCL Idol X, Ponsel Cerdas yang Lebih Terjangkau
- Supermoon Terbesar Akan Muncul 23 Juni
- Foto: Toilet-toilet Terkreatif di Dunia
- Pesawat Marta Buana Air Terpental di Sentani
- Jokowi Diskusikan Kenaikan Tarif dengan Organda


