Pengamat: Di Bawah Djoko, Peran Angkatan Udara Meningkat
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Keputusan DPR mendukung pencalonan Marsekal Djoko Suyanto sebagai Panglima dianggap akan mengubah konstelasi hubungan antarangkatan di TNI. Pamor angkatan udara, yang anjlok sejak tragedi 1965, bakal mengimbangi dominasi angkatan darat.
“Di bawah kepemimpinan Djoko Suyanto, TNI akan berorientasi pada peningkatan peran angkatan udara sebagai penopang pertahanan negara,” kata Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Lambang Triyono, Kamis (2/2), di Yogyakarta.
Ia menanggapi kepastian Djoko Suyanto menjadi Panglima TNI menggantikan Endiartono Sutarto. Komisi Pertahanan DPR, Kamis (2/2), menyetujui usulan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencalonkan Djoko.
Menurut Lambang, masuk akal peran angkatan udara dimajukan karena selama ini angkatan itu terkesan kurang diperhatikan. Itu terlihat dari peralatan pertahanan angkatan itu yang minim. Dalam era globalisasi, ia melanjutkan, pertahanan negara harus lebih berorientasi pada kemampuan menguasai jaringan komunikasi, termasuk radar dan pengamanan udara.
Mengenai sosok Djoko, ia menilai, merupakan prajurit terbaik di angkatan AKABRI 1973. Djoko juga “cukup bersih” dari kegiatan politik sehingga di bawah kepemimpinannya ada harapan TNI tak terlibat politik.
Syaiful Amin


