Topik
Prospek Saham Telkom 2006 Positif
TEMPO Interaktif, Jakarta: Prospek saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) masih cukup baik pada tahun ini. Pasalnya, fundamental perusahaan ini juga masih cukup baik. Apalagi, pemerintah memiliki program untuk membeli kembali atau buy back sahamnya di publik.
Analis dari PT KUO Capital Edwin Sinaga mengatakan, penetrasi telekomunikasi di Indonesia masih sangat kecil. Walau sudah banyak operator lain, Telkom dipastikan dapat bersaing karena memiliki jaringan terluas dibanding saingannya.
Menurut Edwin, Telkom berencana membagikan dividen sekitar 60 persen dari laba bersihnya 2005 lalu yang diproyeksikan mencapai Rp 7,4 triliun. "Itu juga menjadi nilai tambah bagi investor," kata dia.
Namun, jika dibandingkan dengan perusahaan telekomunikasi sejenis yang juga milik pemerintah, PT Indosat Tbk, Edwin cenderung memilih Indosat. Peluang pertumbuhan Indosat masih cukup baik dibanding Telkom. Selain itu, Telkom juga dibebani biaya di saluran telepon kabel tetap atau fixed wireless.
Perihal tender generasi ketiga (3G), Edwin mengatakan, Telkom memiliki peluang cukup besar untuk menang. Terutama jika jaringannya bisa menumpang dengan jaringan yang ada.
Namun, Edwin pesimis dengan layanan telpon seluler generasi ketiga atau 3G kurang menjanjikan. Menurutnya, persiapan seperti studi kelayakan dan profitability masih meragukan.
Selain itu, dia melihat, masih sedikit penggunan telepon seluler yang menggunakan layanan GPRS. "Jika harus membangun jaringan baru, biayanya akan cukup besar, jauh diatas revenue yang diterima," kata dia.
Suliyanti Pakpahan