Polda Metro Jaya Belum Akan Usut Pornoaksi
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepolisian Daerah Metro Jaya belum akan merazia sejumlah lokasi kegiatan mesum seperti pub-pub yang menggelar tarian khusus, seperti tarian erotis dan telangjang di sekitar Jakarta.
Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Ketut Untung Yoga Ana, mengaku tenaga polisi sangat terbatas. Mereka sedang menangani kasus pornografi pada media cetak. “Polisi yang ada itu-itu saja, petugas kami setiap bulan nambah, “ katanya di Jakarta, Jumat (10/2).
Ia menjelaskan, dalam memproses kasus pornoaksi, polisi harus menangkap tangan kegiatan dan pelakunya. Polisi tak bisa mengusut hanya berdasarkan pernyataan orang.
Adapun kasus pornografi pada media cetak, menurut Ketut, proses penanganannya panjang. Dari banyak media cetak yang sudah disita, polisi baru memeriksa sejumlah saksi. “Dua pemimpin redaksi menjadi tersangka.”
Setelah memeriksa saksi, penyidik harus meminta pendapat para ahli, terutama ahli hukum dan kebudayaan. Setelah dipastikan bahwa yang ditampilkan itu pornografi, baru diperiksa siapa saja yang terlibat.
Ramidi
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kementerian Kehutanan Gandeng TNI untuk Merehabilitasi Hutan
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- 150 Tahun Pastur Van Lith Dirayakan
- Australia Kembangkan Gas Dari Kotoran Babi
- WHO Antinegosiasi Dengan Industri Tembakau
- Luthfi Hasan Diduga Punya Tanah 2 Hektare di Bogor
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
Berita Utama Metro
- Diajak Mesum, Gadis Bercadar Nekat Potong 'Burung'
- Jokowi: Rumah Sakit Terlalu Perhitungan
- Jaksa Terima Suap, Kejari Depok: Sesuai Prosedur
- Layani KJS, RS Puri Medika Malah Rugi 30 Persen
- Empat Bangunan Usaha Dibongkar
- Lagi, Kampung Pulo Terendam Banjir 2 Meter
- Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jatinegara













