Polda Metro Jaya Belum Akan Usut Pornoaksi


TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepolisian Daerah Metro Jaya belum akan merazia sejumlah lokasi kegiatan mesum seperti pub-pub yang menggelar tarian khusus, seperti tarian erotis dan telangjang di sekitar Jakarta.

Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Ketut Untung Yoga Ana, mengaku tenaga polisi sangat terbatas. Mereka sedang menangani kasus pornografi pada media cetak. “Polisi yang ada itu-itu saja, petugas kami setiap bulan nambah, “ katanya di Jakarta, Jumat (10/2).

Ia menjelaskan, dalam memproses kasus pornoaksi, polisi harus menangkap tangan kegiatan dan pelakunya. Polisi tak bisa mengusut hanya berdasarkan pernyataan orang.

Adapun kasus pornografi pada media cetak, menurut Ketut, proses penanganannya panjang. Dari banyak media cetak yang sudah disita, polisi baru memeriksa sejumlah saksi. “Dua pemimpin redaksi menjadi tersangka.”

Setelah memeriksa saksi, penyidik harus meminta pendapat para ahli, terutama ahli hukum dan kebudayaan. Setelah dipastikan bahwa yang ditampilkan itu pornografi, baru diperiksa siapa saja yang terlibat.

Ramidi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X