HP dan Novell Permudah Lisensi Open Source


TEMPO Interaktif, Jakarta: HP telah menandatangani persetujuan baru dengan Novell mengenai lisensi bundel sumber terbuka (open source) yang menawarkan solusi Linux secara lebih mudah dan hemat biaya pada server-server HP.

Penawaran tersebut meliputi solusi-solusi sumber terbuka, peranti lunak teknis dan layanan proaktif terintegrasi yang didukung dan disertifikasi penuh untuk server-server HP ProLiant dan teknologi-teknologi BladeSystem.

Melalui penawaran Enterprise Linux 8-License Value Pack yang juga dilengkapi dengan Novell SUSE Linux Enterprise Server 9, HP mengklaim menjadi satu-satunya vendor peranti keras yang menawarkan paket lisensi Linux untuk skala enterprise yang berlaku serupa untuk server-server dengan satu, dua atau empat prosesor.

Penawaran ini akan memangkas biaya per CPU (central processing unit), tanpa mempermasalahkan apakah CPU tersebut memiliki inti tunggal atau ganda, fisik ataupun virtual. Lisensi tunggal diberlakukan per-server bukan per-image, ini berarti seorang pelanggan bisa menjalankan sejumlah item dalam mesin virtual pada server fisik yang sama tanpa dikenakan biaya tambahan.

"Dalam enam bulan terakhir, HP telah memperkuat kemampuan solusi Linux pada blade-nya melalui akuisisi RLX dan sejumlah kemitraan yang kuat," ujar Christine Martino, wakil presiden, Open Source dan Linux HP. "Kesepakatan kami dengan Novell sangat strategis dan mengukuhkan kemampuan HP dalam menyediakan pilihan solusi yang terbukti secara luas."

"Enterprise Linux 8-License Value pack dari HP dan Novell merupakan sebuah opsi baru yang menarik bagi pelanggan karena memadukan platform peranti keras utama dari HP dengan sistem operasi Linux berskala industri yang memiliki tingkat keamanan dan skalabilitas tertinggi, SUSE Linux Enterprise" ujar Hal Bennett, seorang petinggi Novell.

Budi Putra

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X