Pemerintah Gelontor Rp 40 Miliar untuk BBG Angkutan Umum

TEMPO Interaktif, Depok: Pemerintah menyediakan dana Rp 40 miliar untuk mendukung penggunaan bahan bakar gas bagi kendaraan umum. Dana itu untuk membeli 4 ribu unit convertion kit yang akan dipasang di kendaraan pemakai gas.

“Tahap awal akan diberikan secara promosi,” kata Menteri Perhubungan Hatta Radjasa seusai meresmikan ulang pemanfaatkan BBG di Depok, Jawa Barat, hari ini. Tapi berikutnya diatur pembayaran secara cicilan selama delapan bulan. Soal skema pembiayaan secara kredit itu sedang dibahas Departemen Keuangan.

Penggunaan BBG ditargetkan untuk kendaraan umum. Sebagai proyek percontohan adalah kendaraan umum di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Di dua provinsi itu jaringan pipa gas dan penyediaan gas cukup baik.

Hatta optimistis para sopir dan pemilik kendaraan umum akan tertarik. Alasannya, pemerintah menyediakan converter kit dan selisih harga presmium dengan gas cukup tinggi. “(Harga) Premium Rp 4.500 per liter sedangkan gas hanya Rp 3.000 per liter."

Wali Kota Depok, Nurmahmudi Ismail, yang juga hadir dalam acara itu, mendukung kampanye penggunaan bahan bakar gas. Selain murah, gas ramah lingkungan sehingga sejalan dengan upaya Kota Depok untuk memperbaiki kebersihan wilayah. “Saya imbau kendaraan umum segera beralih ke BBG,” tuturnya.

Indriani Diah