Infografis
Golkar Usulkan Pemilu Sistem Distrik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua DPP Partai Golkar Andi Matalatta mengatakan Golkar memilih sistem distrik untuk diterapkan pada pemilu mendatang.
"Ini untuk menjawab tudingan masyarakat bahwa anggota DPR selama ini tidak memiliki hubungan dengan konstituen di daerah pemilihannya," kata Andi dalam seminar yang diadakan Golkar di Jakarta kemarin.
Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, saat membuka seminar, mengatakan sistem pemilihan umum harus disempurnakan untuk lebih menjamin tingkat keterwakilan parlemen.
"Dari pemilu lalu hanya dua orang anggota DPR yang perolehan suaranya di atas bilangan pembagi pemilih," ujarnya. Dia mengusulkan agar angka bilangan pembagi pemilih diturunkan setengahnya.
Sementara Dirjen Kesatuan Bangsa Depdagri Sudarsono meminta usul penyederhanaan pemilu dikaji dengan matang. "Kalau pilkada digabung dengan pemilu, bagaimana dengan pemilihan lokal yang lain, seperti pemilihan kepala desa, Majelis Rakyat Papua dan Wali Nanggroe di Aceh," katanya.
wahyu dhyatmika