Kontras Belum Dapatkan Informasi Tewasnya Mahasiswa Papua
Grafis Terkait
TEMPO Interaktif, Jakarta:Koordinator Kontras, Usman Hamid, mengatakan pihaknya menjanjikan informasi penyelidikan kepada publik terkait dugaan kasus tewasnya 16 mahasiswa Universitas Cendrawasih, pasca bentrokan mahasiswa dengan aparat keamanan di Papua.
"Kami akan informasikan dalam tiga sampai empat hari ini," katanya kepada Tempo di Jakarta kemarin. Menurutnya hingga kemarin pihak Kontras Jakarta belum mendapatkan laporan dari penyelidikan Kontras di Papua. "Masih belum ada laporan," ujarnya.
Selama proses penyelidikan Kontras Papua, kata Usman, mereka mengatakan sulit mendapat informasi tentang kebenaran kasus tersebut. “Masyarakat dan mahasiswa enggan memberikan penjelasan, mereka tertutup,” tegasnya.
Oleh karena itu dia juga meminta kepada pemerintah untuk peran aktif berdialog dengan masyarakat, tokoh agama, pemuka masyarakat dan mahasiswa untuk sama-sama membicarakan kasus itu. “Masalah ini tidak dapat diselesaikan sendiri," katanya.
Ketika disinggung pernyataan Juru Bicara Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat, Arkilaus Baho, bahwa ada enam jenazah laki-laki anggota massa aksi Abepura yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di daerah Arso Papua, Usman mengatakan Kontras Papua juga belum mendapat informasi tersebut. "Belum ada laporan," ujarnya
Usman menambahkan, kalau memang juga ada temuan jenazah, pihaknya meminta kepada aparat kepolisian agar menyelidiki kasus ditemukannya enam jenazah di daerah Arso Papua. "Polisi lebih berhak dalam menyelidiki jenazah tersebut," katanya.
Berdasarkan informasi yang didapat Tempo, Juru Bicara Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat Arkilaus Baho mengatakan ada enam jenazah laki-laki anggota massa aksi Abepura yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di daerah Arso Papua, Sabtu lalu.
Zaky Almubarok I
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Pengacara PKS Bungkam Soal Pelat Nomor Palsu
- Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor
- Karena Cantik, Wanita ini Tidak Bisa Bekerja
- Wapres Barcelona: Mourinho Itu Momok bagi Spanyol
- Jokowi: Siapa Saya, Kok Dibikinin Film?
- Dugaan Korupsi Rp 700 Miliar, Menteri Nuh: Saya Pelajari
- Awak Pesawat Amerika Diizinkan Menginap di Aceh














