Topik
Effendi Pertanyakan Larangan Acara Republik BBM
TEMPO Interaktif, Jakarta:Effendi Gazali, salah satu pengisi acara Republik BBM yang ditayangkan Indosiar, meminta kejelasan informasi atas larangan penayangan acara itu.
"Saya dan pengisi acara lain mesti tahu kenapa acara ini diinstruksikan ditutup. Alasannya yang jelas mengapa? Pemilik stasiun yang mana yang bilang acara ini mesti ditutup? Ini sangat perlu dicari. Apa ini persaingan bisnis atau sekedar memfitnah? Kenapa kami disebut mengerikan dan tidak sesuai budaya indo dibandingkan tayangan esek-esek itu," katanya saat dihubungi Tempo, hari ini.
Effendi menceritakan dirinya ditelepon salah satu pimpinan Indosiar yang mengatakan acara Republik BBM harus ditutup, kemarin pagi. Pimpinan Indosiar itu mengaku mendapat instruksi itu dari pemilik stasiun Indosiar.
Saat Effendi menanyakan alasan larangan, pimpinan itu menceritakan adanya pertemuan para pemilik stasiun TV Jumat malam lalu (7/4) di rumah Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pertemuan itu ada dua pemilik stasiun televisi yang mengatakan acara Republik BBM mengerikan dan tidak sesuai dengan budaya indonesia. Pembicaraan ini terjadi saat situasi sudah bersifat informal dan saat mereka duduk berkelompok.
Effendi menuturkan, menurut Undang-undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002, Peraturan Pemerintah Nomor 50 tentang Lembaga Penyiaran Swasta dan menurut Standar Program Penyiaran KPI, yang berhak menegur dan menghentikan, bahkan mencabut acara cuma Komisi Penyiaran Indonesia.
nieke