Topik
Tiga Opsi Busway Saat Hari Buruh
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pengelola (BP) Transjakarta Busway tetap akan mengoperasikan busnya hari Senin (1/5), di mana para buruh akan menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional.
"Karena bagian dari pelayanan publik," juru bicara BP Transjakarta Ajar Aedi menegaskan, melalui pesan pendek yang diterima Tempo, Jumat (28/4).
Namun pengoperasian bus transjakarta pada hari itu belum ditentukan, apakah akan sepanjang hari seperti hari biasanya atau tidak. "Tergantung kondisi lapangan
dan demo buruh seperti apa," kata Ajar. Untuk menentukan pengoperasian itu, jelas Ajar, pihaknya memiliki tiga opsi.
Pertama, kalau unjuk rasa menjurus anarkis seperti aksi sebelumnya (5/4), operasi bus transjakarta akan dihentikan dahulu, dan dijalankan lagi setelah situasi sudah normal.
Kedua, operasi berjalan seperti biasa kalau jalur busway masih bisa dilewati. Ketiga, jika jalur tertutup akibat aksi unjuk rasa tetapi kondisi lapangan masih memungkinkan, rute akan dialihkan melalui jalur alternatif. "Sekarang kita sedang survey, jalan-jalan mencari jalur alternatif," kata Ajar.
Sementara baru ditetapkan rencana jalur alternatif untuk koridor I Blok M - Kota. Rencana jalur alternatif pada koridor ini, jurusan arah ke Stasiun Kota : Dukuh Atas belok kanan depan Hotel Sangrila - Tanah Abang - Cideng - Suryopranoto - Harmoni -
Stasiun Kota.
Sedangkan jalur alternatif jika menuju arah Blok M : Stasiun Kota - Pasar Baru - Gambir - Tugu Tani - Menteng - Jl. Cut Mutia - Jl. Sam Ratulangi - Jl. Yusuf Adiwinata - Jl. Agus Salim - Jl. Pamekasan - Tosari - Jl. Thamrin.
Sebelumnya, di Balai Kota, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso juga mengatakan bahwa pengoperasian bus transjakarta pada hari itu tergantung situasi dan kondisi lapangan. "Terutama pada jam-jam tertentu, masyarakat menyesuaikan saja," ujarnya. harun mahbub