PKB dan PBR Tolak Kocok Ulang


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak menyetujui adanya kocok ulang pimpinan DPR. “Itu kan hasil pertarungan dulu. Sudah satu paket, bagaimana bisa kocok ulang,” kata Wakil Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa Effendy Choirie di gedung MPR/ DPR, kemarin.

Effendy menilai wacana kocok ulang berdasarkan proporsi banyaknya jumlah kursi yang diraih tidak mencerminkan politik yang fair dalam Dewan.

Saat itu, katanya, semua sudah sepakat bahwa ada paket dari Koalisi Kebangsaan melawan Koalisi Kerakyatan. “Paket Koalisi Kebangsan yang menang, terima itu dong,” katanya.

Anggota Komisi Pertahanan itu menyatakan wacana itu hanya karena keinginan beberapa fraksi menduduki posisi puncak sebagai pimpinan Dewan. “Itu kan cuma karena mereka berpeluang terakomodasi dalam kocok ulang itu,” katanya.

Saat ini, komposisi pimpinan DPR terdiri dari Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar, Agung Laksono, dengan tiga Wakil Ketua dari PDI Perjuangan Soetardjo Soerjoguritno, Muhaimin Iskandar dari Kebangkitan Bangsa, dan Zaenal Maarif dari Partai Bintang Reformasi.

Sementara proporsi perolehan kursi terdiri dari Fraksi Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bintang Reformasi, Bintang Pelopor Demokrasi, dan Partai Damai Sejahtera.

yophiandi

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X