Juwono: Demokrasi Indonesia "Belum Bunyi"


TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertahanan, Yuwono Sudarsono, berpendapat bahwa demokrasi di Indonesia belum berjalan dengan baik. ”Demokrasi ora muni (demokrasi belum bunyi)," katanya dalam pidato pembukaan Kursus Kepemimpinan dan Manajemen Pertahanan di kantornya, Jakarta, kemarin.

Menurut Juwono, demokrasi "tak bunyi" bagi orang-orang miskin. “Perut mereka yang bunyi karena lapar." Ia berharap, di Indonesia tak terjadi kerusuhan sosial seperti terjadi di Sao Paolo, Brasil, akibat ketimpangan sosial di negara itu.

Gaya hidup pemimpin di negara-negara yang rusuh sosial sangat mencolok dibanding kehidupan rakyatnya. “Integritas pribadi dari setiap pemimpin harus terlihat sederhana. Apalagi, hampir 100 juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Untuk mewujudkan kemakmuran, dibutuhkan waktu sedikitnya 10 tahun. “Demokrasi politik itu bagus untuk orang yang sudah mampu, yang sudah kenyang perutnya."

Rieka R

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X