RI Jajaki Produksi Rudal dengan Korsel
TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Pertahanan sedang menjajaki kemungkinan melakukan kerjasama di bidang industri pertahanan dengan Korea Selatan. Penjajakan terutama untuk produksi senjata ringan, kendaraan taktis militer, kapal patroli hingga peluru kendali (rudal).
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan, kemungkinan kerjasama yang dilakukan dengan negara itu adalah Join-Production atau melakukan produksi bersama. "Tapi nanti kita lihat satu persatu tawarannya bagaimana, apakah betul-betul menguntungkan kita dalam industri pertahanan," kata Juwono kepada Tempo hari ini di Jakarta.
Penjajakan kerjasama dengan Korea Selatan ini menurutnya dengan pertimbangan teknologi pertahanan yang dimiliki oleh negara itu sudah cukup tinggi. "Teknologinya kuat dalam berbagai hal," ujarnya.
Penjajakan produksi bersama untuk jenis senjata ringan dan kendaraan taktis (Rantis) dengan negara itu, menurut Juwono, akan dikaitkan dengan industri pertahanan dalam negeri seperti PT.Pindad dan produk Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pertahanan.
Dimas Adityo