Topik


Riau Kawasan Konservasi Gajah

TEMPO Interaktif, Pekanbaru: Setelah tragedi matinya sembilan ekor gajah liar tangkapan pemerintah, Riau ditetapkan sebagai kawasan konservasi binatang dilindungi itu. Menteri Kehutanan M.S. Kaban menyatakan penetapan ini menunjukkan komitmen Indonesia pada lingkungan dan penyelamatan satwa liar, terutama gajah dan harimau.

"Taman Nasional Tesso Nilo menjadikan Riau sebagai kawasan konservasi gajah di Indonesia," kata Kaban pada Malam Penggalangan Dana Yayasan Tesso Nilo di Pekanbaru.

Selain menjadi kawasan konservasi gajah, taman nasional itu diperluas dari 38.576 hektare menjadi 100 ribu hektare. Perluasan ini diharapkan mampu mempertahankan habitat spesies lainnya, termasuk menyelamatkan 80 jenis tanaman, 141 jenis burung, 50 jenis ikan, serta ratusan jenis flora dan fauna yang hidup di kawasan itu.

Namun, upaya meningkatkan citra Indonesia di mata dunia internasional ini disambut dengan pesimistis sejumlah lembaga swadaya masyarakat dan aktivis lingkungan di Riau. Pasalnya, perusahaan pemegang hak pengusahaan hutan masih bercokol. Ditambah kenyataan sebagian besar hutan di kawasan itu sudah dirambah dan menjadi hunian penduduk sembilan desa.

Jupernalis Samosir