Dirgantara Kerjakan Kandungan Lokasi Pesawat Skytruck


TEMPO Interaktif, Jakarta:PLZ Mielec Polandia akan memberikan 3-6 persen pengerjaan kandungan lokal (off set) dari nilai kontrak kepada PT Dirgantara Indonesia. Kesepakatan ini tertuang dalam nota kesepahaman pertahanan antara Indonesia dan Polandia yang akan ditandangani oleh Menteri Pertahanan kedua negara di Departemen Pertahanan, Selasa (6/6) pagi.

“Namun, pihak DPR dan Departemen Pertahanan meminta negosiasi ulang porsi off set yang dapat dilakukan oleh PT Dirgantara untuk mendapatkan kesepakatan akhir,” ujar Kepala Biro Humas Departemen Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Edy Butar Butar.

Edy menambahkan, PT Dirgantara belum menandatangani kesepakatan karena belum ada perintah dari Menteri Keuangan dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara sebagai pemegang saham.

Permintaan pemberian off set kepada PT Dirgantara terkait pengadaan 10 pesawat udara PLZ M28 Skytruck dari Polandia. “Secara teknis, pesawat ini sudah teruji dan produknya (Skytruck) sudah lama digunakan,” ujar Laksamana Pertama TNI Abdul Malik Yusuf yang ditemui usai jumpa wartawan di Balai Wartawan, Cilangkap, Minggu.

Malik melanjutkan, pesawat ini akan digunakan sebagai deteksi di atas air. Mengenai pemilihan Polandia dalam kerjasama pengadaan Skytruck, Malik mengatakan, banyak perhitungan yang dilakukan. “Salah satunya harga,” jelasnya.

Menurut Malik, pihaknya mengatur komposisi penempatan kesepuluh pesawat tersebut. “Akan diatur kemudian,” katanya.

Rieka Rahadiana

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X