Infografis
Rp 900 Miliar Untuk Atasi Flu Burung di Indonesia
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia membutuhkan dana sebesar Rp 900 miliar untuk menendalikan perkembangan virus H5N1, virus penyebab flu burung di Indonesia. Dana tersebut berasal dari kas pemerintah serta bantuan dari berbagai lembaga internasional seperti WHO, FAO serta lainnya.
“Butuh biaya banyak untuk mengatasi flu burung di Indonesia. Karena berkaitan dengan program yang terus menerus sampai virus H5N1 dapat ditangani,” kata Menteri Kordinator Kesejahteraan Rakyat, Aburizal Bakrie, Jumat sore.
Menurut Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, dana tersebut nantinya digunakan untuk melaksanakan program-program penelitian tentang flu burung, membangun rumah sakit khusus flu burung, serta memperbaiki fasilitas rumah sakit yang saat ini difungsikan sebagai rujukan pasien flu burung.
Adapun koordinasi penggalangan dana serta pelaksanaannya oleh Komisi Nasional Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influensa dikendalikan langsung di kantor Menko Kesra.
Mustafa Moses