Industri Keluhkan Kualitas Biji Kakao
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan industri mengeluhkan kualitas biji kakao yang kurang baik, khususnya yang disyaratkan bagi produk ekspor. Hal ini ditengarai akan menurunkan potensi ekspor biji kakao ke berbagai negara.
"Kesulitan kami adalah untuk mendapat biji kakao yang sudah fermentasi. Padahal, baiknya kualitas biji kakao akan mencegah terjadinya pencekalan otomatis," ujar Sekretaris Asosiasi Industri Kakao Indonesia, Yeni, pada Tempo di Jakarta kemarin.
Menurut dia, biji kakao yang sudah melalui tahap fermentasi akan memiliki aroma cokelat yang kuat, seperti yang diminta oleh para negara tujuan ekspor. Selain itu, biji kakao itu tidak akan terserang gangguan hama dan serangga selama perjalanan ke negara tersebut, yang akan menyebabkan produk itu tertahan oleh instansi terkait di negara tujuan ekspor.
Ia menampik dugaan para petani yang tidak paham akan teknologi fermentasi. "Teknologiya tidak sulit, karena hanya menggunakan alat sederhana. Tapi selain dijemur di bawah sinar matahari, petani harus menyimpan dalam bak fermentasi yang butuh waktu 4-5 hari. Padahal, petani butuh uang cepat, sehingga fermentasi tidak dilakukan," katanya.
Namun begitu, menurut dia, ke depan potensi ekspor biji kakao masih sangat besar. Hal ini seiring meningkatnya kebutuhan cokelat di berbagai negara di Timur Tengah, Eropa Timur, Amerika Serikat dan Cina.
RR Ariyani
Komentar (1)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Angelina Jolie Tanpa Bra Versi Pelukis Swedia
- Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
- Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin
- FOTO: Ditabrak Burung, Pesawat Mendarat Darurat
- Pertumbuhan Sel Otak Hapus Memori Masa Batita
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
Berita Utama Bisnis
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan













