DPR Dalami Dugaan Penggelembungan Harga Pesawat Garuda
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi BUMN DPR mendukung langkah pemerintah menginvestigasi dugaan penggelembungan harga pembelian enam pesawat Airbus A330 oleh Garuda Indonesia pada 1996.
Ketua Komisi BUMN DPR, Didik J Rachbini, mengatakan DPR sudah meminta beberapa dokumen transaksi pembelian pesawat itu untuk mendalami dugaan penggelembungan itu.
DPR, kata dia, sudah menerima data awal yang mengindikasikan dugaan penggelembungan. “Indikasi penggelembungan itu sangat tinggi. Ini harus dijadikan kasus hukum,” kata Didik di Jakarta, hari ini.
Didik juga menyesalkan sikap Garuda yang tidak melakukan efisiensi dan membuat skala prioritas di saat maskapai ini menanggung utang yang cukup banyak.
Menurut Wakil Ketua Komisi BUMN DPR, Anwar Sanusi, saat ini DPR sedang menggodok panitia kerja yang salah satu tugasnya mendalami dugaan penggelembungan itu.
Anton Aprianto
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Bisnis
- Lion Air Berambisi Kuasai Penerbangan ASEAN
- Kenaikan Harga BBM Paling Lambat Seminggu Lagi
- Boediono: Jangan Panik Jelang Kenaikan Harga BBM
- Tarif Bus Menyusul Dua Hari Setelah Harga BBM Naik
- PT Kereta Api Terima Subsidi Rp 704,7 Miliar
- DPR Setujui APBN Perubahan 2013
- Bisnis MLM QNet Diduga Tipu Rp 1,6 Miliar


