Topik
Sistem Rusak, Siswa Gagal Daftar SMA
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para siswa lulusan SMP telantar tidak dapat melakukan pendaftaran ke SMA/SMK negeri karena database siswa dalam sistem pendaftaran on line di www.dikmentidki.psb-online.or.id rusak.
Karena kerusakan itu tumpukan kertas pendaftaran terpaksa diambil lagi oleh para orang tua sejak pagi. Kerusakan tentu saja membuat orang tua siswa kecewa dan kesal karena telah membuang waktu dan uang.
Dari berkas yang dilihat Tempo di SMU 38 Jakarta Selatan, kerusakan tersebut berakibat berbedanya nilai yang tercantum dalam ijazah, berkas prapendaftaran dan berkas pendaftaran. Orang tua yang telanjur memiliki daftar nilai berbeda tersebut diminta melapor ke Kantor Dinas Pendidikan Dasar di Jalan Jatinegara, Jakarta Timur. "Kesalahan ini berasal dari database sistem pendaftaran on line yang terjadi di seluruh DKI," ujar Agus, guru SMU 38.
Pendaftaran ke SMU/SMK Negeri dilakukan mulai hari ini hingga 9 Juli. Pendaftaran dilakukan dengan cara memasukkan nilai SKHUN (surat keterangan hasil ujian nasional) atau ijazah ke dalam database komputer PSB on line. Dari data tersebut kemudian akan terlihat siswa-siswa yang dinyatakan lolos atau gagal mendapatkan SMA/SMK negeri.
Kelulusan ditentukan oleh indikator jumlah nilai tiga mata pelajaran, yaitu matematika, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Badriah