Topik
Jamaah Ahmadiyah Lombok Batal ke Konsulat Jerman
TEMPO Interaktif, Denpasar:Upaya Jemaah Ahmadiyah Lombok untuk mengadukan masalah mereka ke pemerintah Jerman melalui konsulatnya di Bali batal. Sebagian jemaah akhirnya pulang ke Lombok, sebagian lainnya berangkat ke Jakarta.
"Mereka memutuskan untuk langsung ke Kedutaan Besar Jerman di Jakarta. Karena di sini tidak ada kepastian akan ditemui," kata Nengah Jimat dari Lembaga Bantuan
Hukum Bali, Selasa siang tadi. Sehari sebelumnya, mereka telah meminta bertemu dengan Konsulat Jerman namun ditolak karena konsul tidak berada di tempat.
Sementara itu Konsulat Jepang di Denpasar mengirimkan surat yang berisi penolakan untuk bertemu mereka dan mempersilahkan mereka untuk langsung ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.
Menurut Jimat, di Jakarta mereka akan menyampaikan aspirasi yang sama. Yakni, meminta perhatian atas nasib mereka yang diusir dari tempat tinggalnya karena
memiliki penafsiran yang berbeda mengenai ajaran Islam.
Pengusiran dianggap sebagai bentuk pelanggaran HAM sehingga menjadi tanggung jawab masyarakat internasional untuk mengatasinya. Jemaah Ahmadiyah di Lombok juga menganggap, pemerintah Indonesia tidak serius untuk memecahkan masalah yang mereka
hadapi.
Satu-satunya konsulat yang berhasil ditemui adalah Konsulat Australia. Namun, pihak konsulat ini hanya menerima aspirais mereka dan tidak memberikan tanggapan
apapun. "Kewenangan ada di Jakarta," kata Reskiana Ramli, Office Manager konsulat Australia di Denpasar.
Rofiqi Hasan





