MMI Solo Rekrut Calon Mujahid

TEMPO Interaktif, Solo: Puluhan pemuda Islam di Solo,Jawa Tengah, tak menggubris larangan pemerintah agar tak berangkat ke Libanon untuk berjihad melawan Israel. Sekitar 70 pemuda dari berbagai organisasi mendaftarkan sebagai calon mujahid di Posko Relawan dan Mujahid yang dibuka oleh Majelis Mujahid Indonesia (MMI) Kota Solo.

"Tak ada dasarnya pemerintah melarang warga negaranya bepergian ke luar negeri termasuk Libanon," kata Juru Bicara MMI Solo Ade Basuki di markasnya di Jalan Adi Sumarmo 144. Belum dua jam posko dibuka, sudah
67 orang yang mendaftar. Mereka mendapatkan pengarahan dari Komandan Laskar Mujahidin Salman Al Farizi.

Menurut Salman, calon mujahid bakal diseleksi serta mendapatkan pendidikan khusus kemiliteran. "dasar-dasarnya sudah memiliki, tiap Ahad kami latihan." Seorang kakek berusia 72 tahun, Comy Chasan Muchrodji, pun ikut mendaftar. Kakek tiga cucu ini mengaku pernah berjuang melawan penjajahan Belanda dan Jepang dengan bergabung dalam Laskar Hizbullah.

Imron Rosyid