Pertamina Minati Gas Oman
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Pertamina (Persero) berniat membeli 600 ribu ton kelebihan produksi gas alam cair (LNG) Oman. Pesaing Indonesia dalam rencana pembelian ini adalah Korea Gas.
"LNG Oman ini untuk menutup kekurangan suplai LNG Indonesia kepada pembeli," kata Direktur Umum Pertamina Ari Soemarno seusai mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Menteri Perminyakan dan Gas Kesultanan Oman, Mohammed Hamed Saif Al Rumhy, Jumat (11/8).
Menurut Ari, kelebihan produksi tersebut milik pemerintah Oman bukan milik kontraktor besar yang beroperasi di negara tersebut.
Korea Gas adalah pembeli gas dari Indonesia, selain Jepang dan Taiwan. Korea Gas, kata Ari, khawatir jika gas dibeli Indonesia maka nantinya tidak dijual ke negaranya melainkan ke Jepang.
Pertamina memiliki dua opsi kerja sama dengan pemerintah Oman. Pertama, Ari menjelaskan, Pertamina membeli gas Oman kemudian dijual kepada pembeli. Kedua, Pertamina menjadi sekadar mediator antara Oman dan pembeli gas Indonesia.
Jika opsi kedua yang dipilih, menurut Ari, konsumen Pertamina harus mengetahui bahwa mediasi merupakan usaha Pertamina untuk menutupi kekurangan suplai. Yang terpenting, lanjutnya, jangan sampai Pertamina diklaim oleh pembeli akibat kurangnya suplai.
OKTAMANDJAYA WIGUNA
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Setrum Otak, Solusi Hadapi Matematika
- Pesawat Militer AS Mendarat Tanpa Izin di Aceh
- KPK Masih Tunggu Hasil Audit Kerugian Hambalang
- Unair Kembangkan Vaksin H5N1 dari Teh dan Kakao
- Nicola Rizzoli, Wasit Final Liga Champions
- Kurikulum 2013, Guru Diminta Aktif Kaji dan Kritik
- Federer: Nadal Bermain Agresif Sejak Awal













