Topik
Lagi, Ayam Flu Burung di Depok
TEMPO Interaktif, Depok: Dua ekor ayam di Depok terdeteksi positif mengidap virus flu burung.
Ini diketahui setelah Dinas Pertanian Depok melakukan rapid test terhadap dua ekor ayam yang sekarat dan 30 ekor ayam yang mati mendadak di Kampung Pondok Ketir, Sawangan, sepekan terakhir.
"Dua ekor itu sudah meringkuk, sedangkan 30 yang sudah mati jenggernya membiru, gejala ini mirip flu burung," kata Dedi Sujadi, Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, di Depok kemarin.
Ayam itu milik Dewa dan Mamat, warga setempat. Setelah sampel darah dikirim ke Balai Penelitian Veteriner (Balitvet) Bogor, kedua ayam itu langsung dimusnahkan bersama 30 ayam yang sudah mati terlebih dulu.
"Rapid test 50 persen memang sudah positif H5, tapi untuk lebih pasti menderita H5N1 perlu hasil tes Balitvet Bogor," kata Dedi.
Rencananya, bila hasil tes sudah diketahui, pemusnahan massal akan dilakukan terhadap unggas yang berada dalam radius 100 meter dari lokasi ayam-ayam yang mati.
Sementara itu, Dinas Pertanian akan menghitung kompensasi terhadap unggas yang dimusnahkan.
Kasus ini menambah daftar Dinas Pertanian, setelah dilaporkan seekor ayam yang mati mendadak di Kelurahan Cinpaen, Cimanggis, pada 3 Agustus lalu. Tapi, menurut Dedi, berdasarkan keterangan penduduk, sebetulnya pada Juli sudah ada 14 ekor ayam yang mati mendadak di lokasi yang sama, hanya tak dilaporkan.
Depok kini masih berstatus waspada flu burung. Kota ini menjadi daerah endemi virus itu setelah menulari dua penduduk Sawangan dan Cimanggis pada Februari 2006.
Untuk mencegah meluasnya daerah penularan virus itu, Dedi mengatakan Dinas Pertanian akan memvaksinasi semua unggas di kota itu. Dinas itu juga akan melakukan penyemprotan desinfektan pada unggas-unggas yang dimiliki warga.
Terkait dengan kasus penularan flu burung ke manusia, seperti di Sawangan dan Cimanggis, Dedi mengatakan Dinas Pertanian bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Dia meminta warga yang merasakan gejala demam dan sesak napas, seperti gejala flu burung, segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.
ENDANG PURWANTI