Relawan Mujahid Solo Mulai Latihan Fisik

TEMPO Interaktif, SOLO:Para relawan, yang mendaftar sebagai mujahid ke organisasi masyarakat Majelis Mujahiddin Indonesia, mulai latihan fisik di Solo, Jawa Tengah. Sekitar 20 dari 267 relawan yang telah mendaftar ke Majelis Mujahiddin Lajnah Perwakilan Kota Solo ikut latihan tersebut.

"Kami melihat kesiapan fisik dan mental mereka sebelum mendapat pelatihan khusus kemiliteran," kata Juru Bicara Majelis wilayah Solo, Ade Basuki, Minggu (13/8). Latihan fisik, yang antara lain: lari, push up, dan sit up, merupakan satu diantara syarat sebelum dikirim ke Libanon dan Palestina.

Menurut pemimpin latihan Abdullah--dan anggota Laskar Mujahiddin-- latihan rutin belum melibatkan calon relawan di luar anggota Laskar. Latihan yang sama juga dilakukan kelompok lain, Laskar Hizbullah Sunan Bonang. Mereka bahkan sudah latihan ala militer. Menurut komandannya, Yanni Rusmanto, sebanyak 50 orang melakukan latihan di pegunungan wilayah Surakarta.

"Kami memberikan latihan seperti melempar pisau komando dan sebagainya," kata dia. "Kami akan memberangkatkan satu kompi ke Libanon." Yanni mengaku tak memperdulikan pemerintah, yang melarang supaya tidak memberangkatkan anak buahnya ke Libanon. "Sebagian besar anggota kami sudah mengantongi paspor, soal dana kami mendapatkan sumbangan dari berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri," kata dia.

Imron Rosyid