Nelayan Dikeroyok Hingga Luka-luka


TEMPO Interaktif, Jakarta:

Seorang nelayan, Sudirman, dikeroyok saat berjoget di arena panggung musik dangdut Perayaan Malam Kemerdekaan, Kamis (17/8) lalu, di lingkungan RW 04, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. “Pelakunya sudah ditahan,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cilincing, Inspektur Satu Sutikno, Minggu (20/8).

Sutikno mengemukakan, saat itu Sudirman, 20 tahun, warga RT05/4, sedang menikmati alunan musik dan berjoget. Kemudian datang Sanuri, 22 tahun, beserta tiga orang temannya, Nasir, Imam dan Aman. Karena asyik berjoget, Sanuri tidak sengaja menyikut dada Sudirman hingga jatuh terjengkang. Sudirman tidak terima lalu melayangkan bogem mentah ke Sanuri.

"Sanuri membalas dengan mengeluarkan pisau lipat yang ada di pinggangnya," kata Sutikno. Sementara, ketiga temannya memegang tangan Sudirman sehingga korban tidak dapat bergerak. Akibatnya, nelayan ini menderita luka tusuk di perut sebelah kiri.

Setelah itu, Sanuri dan kawan-kawan langsung kabur. Namun Sanuri berhasil ditangkap massa. Sementara ketiga temannya masih buron. Kini, Sanuri, warga Jalan Manunggal 7 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara ditahan oleh Kepolisian Sektor Cilincing. “Ia dikenai pasal 170 pidana tentang pengeroyokan,” ujar Sutikno.


Reza M

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X