Bank Dunia Kecewa Indonesia Mengurangi Dana Penanganan Flu burung
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Dunia menyayangkan langkah pemerintah menurunkan dana penanganan flu burung dari US$ 54.4 juta pada anggaran pendapatan dan belanja negara 2006 menjadi US$ 46,5 juta pada rancangan anggaran tahun depan. Karena, komunitas internasional tengah berusaha meningkatkan bantuan dari lembaga donor US$ 20 juta dari US$ 40 juta anggaran tahun ini.
"Tapi kalau kontribusi Indonesia menurun lobi itu menjadi susah dilakukan," kata Andrew Steer, Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu (30/8). Dalam pertemuan itu, Steer mengaku, Kalla menyampaikan rencana revisi anggaran penanganan flu burung yang diturunkan.
Menurut Steer, Indonesia membutuhkan dana US$ 250 juta per tahun khusus untuk menangani flu burung. Maka, Bank dunia akan melobi lembaga donor dunia supaya memberi dana lebih besar. Steer mengaku lembaga donor belum mau mengucurkan dana bantuan karena Indonesia tidak memiliki rencana rinci aksi penanganan flu burung. Namun, kata Steer, Ahad lalu pemerintah telah menyusun rencana detail dan lembaga donor sudah menyepakatinya.
Tetapi, kata dia, penurunan dana penanganan dari anggaran ini akan menyulitkan pengucuran bantuan tadi. Sebelumnya, Kalla mengatakan, anggaran penanganan flu burung tahun depan menurun karena komunitas internasional berkomitmen membantu. Kalla menilai flu burung adalah masalah dunia. Tetapi, dunia internasinal belum memenuhi janji membantu dana penanganannya.
OKTAMANDJAYA WIGUNA
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Supermoon Terbesar Akan Muncul 23 Juni
- Foto: Toilet-toilet Terkreatif di Dunia
- Pesawat Marta Buana Air Terpental di Sentani
- Jokowi Diskusikan Kenaikan Tarif dengan Organda
- Anomali Cuaca, Asap Riau Terjebak di Singapura
- Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap
- BMKG Batam: Asap Kebakaran Hutan Makin Pekat


