Berita Terkait
Topik
DPRD Tangerang Pertanyakan Dana Alat Kontrasepsi
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang mempertanyakan anggaran pengadaan alat kontrasepsi sebesar Rp 500 juta di Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana. Anggaran itu dinilai terlalu mengada-ada dan tidak mendesak.
"Apa karena tiga bulan ke depan adalah musim bertelur," ujar Sultoni, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, di Tangerang kemarin.
Menurut Sultoni, sebaiknya pemerintah memprioritaskan anggaran untuk hal-hal yang menyentuh kepentingan masyarakat seperti prasarana infrastruktur, pendidikan, kesehatan, masalah gizi buruk, dan sebagainya. “Anggaran itu sebaiknya dialihkan dulu,” katanya.
Unang Kamil, Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana, mengatakan dana tersebut akan dipakai untuk membeli alat kontrasepsi jenis susuk. "Susuk itu sangat diminati masyarakat karena dinilai lebih aman dan praktis," katanya.
JONIANSYAH