Pengembang Tak Tertarik Bangun Rumah Susun


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kalangan pengembang tidak tertarik membangun rumah susun karena tidak layak secara bisnis. Sebab, target pasar rumah susun diperkirakan tidak akan mampu membeli akibat mahalnya biaya pembangunan rumah itu.

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Rumah Sederhana Seluruh Indonesia (Apersi) Fuad Zakaria mengatakan, pengembang tidak dapat menghindari mahalnya biaya pembangunan rumah susun karena komponen biaya pembangunannya memang sudah sangat mahal.

Contohnya, kata Fuad, biaya pengadaan lahan dipastikan mahal karena berada di tengah kota. Di sisi lain biaya bahan bahan bangunan saat ini sudah semakin merangkak sehingga biaya produksi juga semakin meningkat. “biaya pembangunan rumah susun rata-rata Rp 3-4 juta per meter,” kata dia di Jakarta kemarin.

Apabila harga jual ditetapkan Rp 5 juta per meter, Fuad meragukan ada kelompok sasaran rumah ini, yakni masyarakat dengan segmentasi menengah ke bawah dapat membelinya. "Siapa yang mau membeli," kata dia. Selain itu, harga jual Rp 5 juta itu juga dinilai tanggung oleh pengembang.

Harun Mahbub

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X