BI Siapkan Tiga Skenario Pertumbuhan Ekonomi 2007

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia menyiapkan tiga skenario pertumbuhan ekonomi tahun depan. Pertumbuhan sebesar 6,3 persen yang ditargetkan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2007 jadi batas atas skenario pertumbuhan bank sentral.

“Ada tiga skenario dengan kisaran 5,3-6,3 persen, “ kata Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah dalam rapat kerja dengan Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, Senin (11/9).

Skenario pertama, kata dia, skenario pesimistis dengan kisaran 5,3-5,7 persen. Skenario kedua, yakni skenario medium dengan kisaran 5,7-6,0 persen, dan skenario ketiga, yakni skenario optimistis dengan kisaran 6-6,3 persen. “Kami menilai pertumbuhan 6,3 persen itu ada pada batas atas perkiraan Bank Indonesia,“ katanya.

Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen, kata dia, perluk upaya lebih keras dan terencana, terutama dalam memperbaiki iklim investasi, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta mendorong ekspor.

Pemerintah tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen tahun depan akan tercapai. Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, pertumbuhan itu bisa tercapai karena stabilitas ekonomi makro cukup terjaga. "Bank Indonesia dan pemerintah terus menjaga kondisi makro ekonomi," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, Senin (11/9).

Menurut dia, pemerintah juga akan terus berupaya memacu peningkatan investasi hingga di atas 10 persen tahun depan. Peningkatan investasi bisa terjadi karena ada pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perpajakan dan Kepabeanan, RUU Penanaman Modal, dan perbaikan Undang-Undang Ketenagakerjaan, serta realisasi pembangunan infrastruktur.

Pemerintah, kata dia, akan melaksanakan program revitalisasi pertanian untuk mendorong mendorong pertumbuhan sektoral. "Akan ada peningkatan kinerja di berbagai sektor," katanya.

Kepala Badan Pusat Statistik, Rusman Heriawan juga mengatakan, target pertumbuhan ekonomi 6,3 persen bisa tercapai dengan syarat ada penguatan tiga sektor kunci, yaitu industri pengolahan, sektor perdagangan, dan sektor pertanian. "Ketiga sektor itu berhubungan dengan penciptaan lapangan kerja lebih permanen," katanya.

SURYANI IKA SARI | PRAMONO

  • Send
  • Print