Pemanfaatan Kawasan Industri Masih Rendah
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemanfaatan kawasan industri di Indonesia masih rendfah yakni baru 42 persen dari 27 ribu hektare yang ada.
Direktur Eksekutif Himpunan Kawasan Industri Fahmi Shahab menyatakan, dari sekitar 27.000 hektare kawasan industri di seluruh Indonesia, 70 persen atau sekitar 19.000 hektare merupakan kawasan efektif huni. “Dari jumlah itu, saat ini hanya terisi sekitar 8.000 hektare atau 42 persen saja,” kata Fahmi kemarin.
Sejak 2001 hingga saat ini, rata –rata pertumbuhan hunian industri hanya 150 hektare per tahun. Padahal ketika sebelum krisis moneter 1997, pertumbuhannya mencapai 500 hektare per tahun.
Menurut Fahmi, rendahnya pemanfaatan kawasan industri akibat dari belum membaiknya kondisi ekonomi makro nasional, serta melambannya realisasi kemudahan layanan satu atap investasi baru yang dijanjikan pemerintah. “Selain itu, belum efektifnya perbaikan infrastruktur penunjang kawasan industri dari pemerintah menyebabkan beban itu ditanggung oleh pengelola kawasan industri yang dikompensasikan dengan harga jual kawasan yang tinggi.”