Perampok Gugup Serahkan Uang Rp 354 Juta
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Perampokan uang tunai sebesar Rp 354 juta gagal karena perampok gugup setelah menabrak bajaj kemarin. Tanpa diminta, si perampok menyerahkan tas berisi uang kepada seorang ibu yang melintas di Jalan Andong Raya, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.
Siti Aisyah, 32 tahun, warga Jalan Kota Bambu Selatan, terkejut ketika seorang lelaki berjaket dan berhelm hitam tiba-tiba menyerahkan tas ransel. Setelah dibuka, tas itu ternyata berisi uang tunai.
Sebelumnya, aksi perampokan menimpa Wahyu dan Deni Armansyah, karyawan dealer Honda di Jalan Tali Raya, Kota Bambu. Mereka hendak menyetor uang itu ke Bank BCA di Jalan Slipi.
Ketika melintas di Jalan Andong Raya, sepeda motor karyawan itu dipepet tiga sepeda motor. Kawanan perampok lalu merampas tas ransel yang dipakai Deni. Sempat terjadi tarik-menarik. Tapi, perampok melukai jempol kanan Deni dengan sebilah parang.
Para perampok lalu melarikan diri. Tapi, baru 500 meter dari tempat kejadian, satu sepeda motor perampok bernomor polisi B 7365 RP menabrak bajaj dan terjatuh. Motor kawanan prampok yang di belakang, bernomor B 7229 ZE, ikut menabrak kawannya.
Perampok yang membawa tas uang rupanya panik ketika banyak warga berdatangan melihat kecelakaan itu. Ia langsung menyerahkan tas ransel kepada Siti Aisyah, lalu kabur.
Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Metro Palmerah Iptu Heddy Mangasi mengatakan, polisi telah menyita dua sepeda motor dan uang tunai itu sebagai barang bukti. "Kami masih melakukan pengembangan (kasus)," kata Heddy.
Ninin Damayanti
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Metro
- Jokowi: KJS untuk Rakyat Bawah, Jangan Diganggu
- Dua Kelompok Napi Salemba Bentrok
- Akan Diinterpelasi Soal KJS, Jokowi: Siap Grak!
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Jokowi: Pejabat Dilarang Menerima dan Menjanjikan
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut
- Jakarta Bakal Punya Pedestrian Melayang













