Bhakti Investama Ingin Kuasai Bimantara
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bhakti Investama Tbk. berencana meningkatkan kepemilikan saham menjadi 51 persen pada PT Bimantara Citra Tbk.-- yang merupakan perusahaan afiliasi. Sampai dengan 13 September 2006, Bhakti menambah kepemilikan menjadi 42,9 persen dari 42,2 persen.
Peningkatan kepemilikan ini merupakan keempat kalinya selama tahun ini. Sebelumnya, Bhakti Investama menaikkan jumlah sahamnya dari 39,6 persen menjadi 41,1 persen pada 1 Mei 2006, kemudian menjadi 41,4 persen pada 31 Mei, berikutnya dinaikkan menjadi 42,2 persen pada 22 Agustus 2006.
Menurut Presiden Direktur Bhakti, Hary Djaja, tujuan peningkatkan saham itu didorong oleh prospek media dan telekomunikasi yang sangat menjanjikan beberapa tahun mendatang. Salah satu bisnis inti Bimantara adalah media dan telekomunikasi. "Prospek media di Indonesia cerah dan telah dilirik oleh pebisnis media asing," papar Hary dalam siaran pers hari ini.
Bhakti Investama di antaranya dimiliki oleh Hary Tanoesudibyo sebesar 0,89 persen. Dia menduduki jabatan sebagai Presiden Direktur di Bimantara, sedangka komisaris di antaranya adalah Bambang Trihatmodjo—putra mantan Presiden Soeharto.
Bimantara mengembangkan bisnis media melalui PT Media
Nusantara Citra (MNC) yang dimiliki 100 persen.
Sementara, bisnis telekomunikasi dikembangkan Bimantara melalui PT Mobile-8 Telecom (Telecom) dengan kepemilikan 76,01 persen. Beberapa bisnis media MNC di antaranya RCTI, TPI, dan Global TV.
YULIAWATI





