Morgan Stanley Peringatkan Bahaya Bunga di Bawah 10 persen

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonom Morgan Stanley Asia Pacific Andy Xie mengatakan, berbahaya apabila Bank Indonesia menurunkan tingkat bunga sampai di bawah 10 persen tahun ini. "Indonesia bisa mengalami krisis moneter kembali," katanya di Jakarta hari ini

Menurut Andy, suatu kesalahan fatal menganggap kelesuan perekonomian Indonesia bisa diselesaikan dengan menurunkan bunga. "Tidak semua masalah ekonomi dapat diatasi dengan kebijakan monter," katanya. Penurunan bunga yang tajam justru akan mengakibatkan pelarian modal ke luar negeri. "Rupiah akan kolaps dan inflasi melambung tinggi," kata dia.

Saat ini aliran modal yang masuk ke Indonesia lebih bersifat sementara yang dikelola oleh para hedgefunds managers. "Mereka adalah pedagang yang sewaktu-waktu dapat berubah pikiran," ungkapnya.

Masalah utama perekonomian Indonesia bukanlah suku bunga, melainkan rendahnya tingkat investasi, baik dari luar negeri maupun domestik. "Paling penting bagaimana pemerintah dapat mengembalikan kepercayaan berinvestasi di sini," kata dia.

SOFIAN