Rice: Kudeta Thailand Pembalikan Demokrasi
TEMPO Interaktif, New York: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Condoleezza Rice mengatakan kudeta di Thailand merupakan sebuah pembalikan dari proses demokrasi di negeri itu. "Itu bukan sesuatu yang baik," katanya kepada koran The Wall Street Journal, Selasa (26/9). Meski, "Tidak berpengaruh ke negara tetangga."
Rice mendesak junta segera membentuk pemerintah sipil dan menggelar pemilihan umum. "Mereka mesti kembali ke jalan demokrasi secepatnya," ujarnya. Washington yang telak-telak mengutuk kudeta militer itu sekarang mempertimbangkan bantuan militer dan lainnya buat Bangkok.
Militer, Selasa pekan lalu, mendongkel Perdana Menteri Thaksin Shinawatra dalam kudeta tidak berdarah. Jenderal Sonthi Boonyaratglin yang memimpin perebutan kekuasaan itu langsung membekukan konstitusi, parlemen dan pemerintahan. Mereka juga melarang orang berkumpul lebih dari lima orang dan mengontrol ketat media massa.
AFP | SS KURNIAWAN
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Dunia
- Snowden Bantah Jadi Mata-Mata Cina
- Inilah Akun Twitter Presiden Iran Terpilih
- Ditaruh di Ban, Penyelundupan Kaki Beruang Gagal
- Hassan Rouhani Akan Bawa Iran Lebih 'Bersahabat'
- Warga AS-Kuba Bakal Bisa Saling Berkirim Surat
- Ternyata NSA Juga Mata-matai Dmitry Medvedev
- Anwar Ibrahim Pastikan Gelar Demo Besar


