Rabu, 04 Oktober 2006 | 20:26 WIB
Junta Thailand Tolak Cabut Hukum Perang
TEMPO Interaktif, Bangkok: Meski didesak kelompok-kelompok hak asasi manusia dan negara asing, termasuk Amerika Serikat, junta militer Thailand menolak mencabut hukum perang yang mereka berlakukan sejak kudeta 19 September.
"Hukum perang akan tetap berlaku," kata pemimpin junta Jenderal Sonthi Boonyaratglin hari ini. "Kami tak tahu apa yang akan terjadi selama masa transisi ini."
Amerika meminta junta militer mencabut hukum perang dalam tujuh hingga sepuluh hari dan segera menggelar pemilihan umum yang Sonthi janjikan tahun depan.
AFP | IWANK
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Dunia
- Album Pribadi Tsar Rusia Ditemukan di Museum Kecil
- Rumah Barbie di Berlin Diprotes Aktivis Feminisme
- Tersangka Bom Boston Dendam ke Amerika
- Amerika Serikat dan Turki Menekan Suriah
- Arab Saudi Resmi Larang Twitter
- Armin Wertz, Kontributor Tempo, Ditahan di Suriah
- Amerika Minta Taiwan dan Filipina Damai














