Insentif Untuk Investor Belum Siap
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Pekerjaan Umum belum menetapkan insentif yang bia diberikan kepada investor terkait penawaran sejumlah proyek dalam pertemuan infrastruktur kedua atau Infrastruktur Summit II awal November nanti.
Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Ekonomi dan Investasi Sumaryanto Widayatin mengatakan, insentif yang akan diberikan tergantung proses pembahasan dengan calon investor selama pertemuan itu berlangsung. Insentif juga juga diberikan berdasarkan kemampuan fiskal pemerintah dan prioritas proyek.
Sumaryanto menjamin, investor tetap akan mendapat insentif. Pemerintah tidak akan tutup mata. Dia mencontohkan, insentif itu dapat berupa kredit lunak, jaminan, atau bahkan pemerintah menalangi sebagian pekerjaan terlebih dahulu.
Proyek di bawah Departemen Pekerjaan Umum yang ditawarkan dalam pertemuan itu nanti adalah jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan Solo-Kertosono. Selain itu proyek air minum di Tangerang, Bandung, dan Dumai.
Harun Mahbub
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York
Berita Utama Bisnis
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar
- Dahlan Minta Konsep Jalan Layang Tol Dimatangkan
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah













