Dua Kapal Penumpang untuk Papua

TEMPO Interaktif, Jayapura:Pemerintah Daerah Provinsi Papua mendapat bantuan kapal perintis dari pemerintah pusat untuk membantu transportasi penduduk di daerah terpencil.

Kapal Motor Papua Lima seharga Rp 16 miliar itu memiliki kecepatan 12 knot per jam. "Kapal akan dioperasikan pada rute Biak-Saribi-Manokwari-Saukorem-Sorong-Bintuni-Babbo-Fak Fak-Karas-Pulau Adi-Kaimana dan berakhir di Pomako (Timika)," kata Abdul Harris Ely, Kepala Seksi Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi Papua di Jayapura, Jumat.

Menurut Harris, kapal dengan panjang 51 meter dan lebar
9 meter ini juga memiliki 200 tempat tidur dengan
kapasitas 258 penumpang. "Kapal ini akan mulai
beroperasi pada 1 Januari 2007 dengan home base di Kabupaten Biak Numfor," ujarnya.

Hingga saat ini telah ada 19 kapal unit perintis yang
beroperasi di Papua. Namun, kata Harris, cuma 9 unit kapal yang fasilitasnya layak sebagai kapal penumpang. "Sebanyak 11 kapal untuk angkutan barang yang tidak layak bagi angkutan penumpang," jelasnya.

Wakil Gubernur Papua, Alex Hesegem, mengatakan kapal kelima bagi Provinsi Papua ini pembangunannya berasal dari dana Departemen Perhubungan termasuk juga untuk biaya operasionalnya.

Cunding Levi