Amerika Serikat Minta Perang Srilanka-Tamil Distop
TEMPO Interaktif, Washington: Amerika Serikat mengaku sangat prihatin dengan pertempuran militer Srilanka dan Macan Tamil, Rabu (11/2) lalu. Soalnya, kontak senjata itu bisa mengancam usaha perjanjian damai antara kedua belah pihak yang sedang digagas Norwegia.
"Kami minta kedua belah pihak menghentikan perang secepatnya," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Sean McCormack, Kamis (12/10). "Kami juga memnita mereka menjamin lembaga nonpemerintah yang punya misi kemanusiaan bisa masuk ke area-area yang kena imbas konflik."
Pertempuran sengit yang meminta banyak korban itu meletus hanya beberapa jam setelah Norwegia, yang menjadi penengah, menyatakan Sri Lanka dan Macan Tamil sepakat bertemu di Swiss pada 28-29 Oktober mendatang. Pertemuan ini guna mengulangi genjatan senjata pada 2002 lalu.
AFP | AP | SS KURNIAWAN
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia
- Kak Seto: Darin Mumtazah Harus Diperlakukan Khusus
- Kasus Blok A, Ahok Tak Gentar Hadapi Djan Faridz
- Pembunuh Tentara Dituntut 14 Tahun 6 Bulan Penjara
- Dua Kakek Bersaing Menjadi Pendaki Everest Tertua
- Gita Wirjawan Rajin ke Daerah, Bekal Nyapres?
- FOTO Toyota Alphard Milik Luthfi Hasan Ishaaq
Berita Utama Dunia
- Pemilu Iran, Rafsanjani dan Mashaei Dilarang Ikut
- Pemenang Lotere Rp 5,7 Triliun Masih Misterius
- Rekaman Paus Berdoa Usir Setan Dibantah Vatikan
- Hukuman Rios Montt Dimentahkan Pengadilan Tinggi
- 10 WNI Selamat dari Amukan Tornado di Oklahoma
- Tornado Oklahoma Baru 'Pemanasan' Saja
- Tornado di Oklahoma Mirip Film 'Twister'














