Korban Positif Flu Burung Bertambah Tiga Orang


TEMPO Interaktif, Jakarta:Korban positif flu burung di Indonesia bertambah 3 orang, yaitu AR (12) asal DKI Jakarta, M (67) asal Bandung, dan Mis (27) asal Banjarnegara, Jawa Tengah.

Menurut data Posko Flu Burung Departemen Kesehatan,
berdasarkan kronologis klinis, AR yang menjadi warga Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu mulai sakit 2 Oktober 2006 dan baru masuk Rumah Sakit Remedika pada 7 Oktober 2006.

"Pada 12 Oktober AR dipindahkan ke Rumah Sakit Bintaro dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Sulianti Saroso," ujar Nadhirin, staf Posko Flu Burung Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan, kepada Tempo, Rabu.

Dua hari kemudian, Nadhirin menjelaskan, AR meninggal.
"Berdasarkan pemeriksaan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes dan NAMRU-2 Jakarta, AR dinyatakan positif menderita flu burung," tandasnya.

Korban kedua, M dari Kampung Babakan Sinta, Cisarua, Bandung, Jawa Barat, juga positif terkena virus H5N1. "Menurut pemeriksaan laboratorium dengan Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction sebelum sakit M pernah kontak dengan unggas," kata Nadhirin. M sendiri meninggal pada 15 Oktober 2006.

Pasien positif Flu Burung lainnya, Mis asal Desa Kaliurip, Madukoro, Banjarnegara, Jawa Tengah yang mulai sakit 8 Oktober 2006. "Setelah dirawat di RS Banjarnegara, Mis dirujuk ke RSUD Banyumas," kata Nadhirin. Lima hari kemudian Mis meninggal.

Secara keseluruhan, sampai 17 Oktober 2006 kasus positif flu burung di Indonesia mencapai 72 orang, 55 orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan yang suspect 752 kasus.

Indra M.R

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X