Karyawan Pabrik Tuntut Tunjangan Hari Raya
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 98 karyawan pabrik PT Jaguh Garment International berunjuk rasa di depan pabrik tempat mereka bekerja di Jalan Madura 4 Kawasan Berikat Nusantara Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (18/10). "Kami minta gaji bulan berjalan dibayar plus Tunjangan Hari Raya (THR) sebulan gaji," kata Koordinator Aksi Eti Rohaiti, 50 tahun, kepada Tempo.
Menurut Eti, 98 orang karyawan yang bertugas sebagai penjahit itu belum menerima gaji sejak bulan September. Sebulannya mereka menerima gaji Rp 850 ribu. "Menjelang lebaran kami tidak pegang uang," kata Ohan Rohana, 57 tahun, karyawan lainnya.
Mengenai THR, kata Eti, sudah tiga tahun karyawan tidak menerima tunjangan itu. "Mereka membayar separuh gaji, ditambah THR yang jumlahnya separuh gaji lagi menjelang lebaran," katanya. Itu, lanjut Eti, sama dengan tidak memberi THR.
Arko Kanadianto dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta yang mewakili karyawan menyatakan belum tercapai kesepakatan antara karyawan dengan manajemen pabrik.
Tung Hang Foo, manajer pabrik, menolak berkomentar. "Itu wewenang Presiden Direktur," kata warga negara Malaysia ini.
Reza M














