Telkom Ambil Alih Divre VII di Indonesia Timur


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Direktur Utama Telkom Arwin Rasyid mengatakan pengambilalihan ini menggunakan mekanisme reversal agreement atau kesepakatan untuk mengembalikan hak BSI berupa pengelolaan, pemeliharaan, dan pembangunan kepada Telkom.

“Sekarang semua divisi regional sudah berada dibawah pengelolaan Telkom,” kata Arwin dalam jumpa pers pengambilalihan pengelolaan divre VII dari PT Bukaka Singtel Internasional di Jakarta, Kamis, (18/10).

BSI adalah konsorsium antara SingTel yang menguasai 40 persen saham dan PT Bukaka yang memiliki 60 persen saham. BSI ditunjuk Telkom untuk melakukan kerjasama operasi (KSO) dalam mengerjakan Divre VII selama 15 tahun sejak 20 Oktober 1995-31 Desember 2010. BSI sendiri telah menginvestasikan dana sebesar US$ 300 juta untuk membangun Divre VII selama 1996-1999.

Direktur Keuangan Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan Dengan mekanisme itu, BSI berhak menerima pendapatan tetap atau Fix Investor Revenue (FIR) sebagai kompensasi pengambilalihan sebesar Rp 44,25 miliar per bulan sejak Oktober 2006 – 31 Desember 2010 yang diambil dari pendapatan divre VII yang saat ini sebesar Rp 2 triliun per tahun.

Eko Nopiansyah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO